Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Sulawesi Barat diisi dengan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat menyalurkan 150 paket beras kepada warga sebagai bentuk kepedulian sosial dari keluarga besar Kemenag Sulbar.
Setiap paket bantuan berisi beras seberat 5 kilogram. Jika dihitung secara keseluruhan, beras yang dibagikan mencapai 750 kilogram dan disalurkan langsung kepada masyarakat di sejumlah lokasi di sekitar Mamuju.
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulbar, Suharli, S.Ag., M.Pd.I., yang hadir mewakili Kepala Kanwil Kemenag Sulbar. Penyaluran tidak hanya dilakukan di lingkungan kantor, tetapi juga menyasar warga yang ditemui di beberapa titik.
Petugas cleaning service di lingkungan Kanwil Kemenag Sulbar menjadi kelompok pertama yang menerima paket bantuan. Setelah itu, jajaran Kemenag Sulbar bergerak membagikan beras kepada masyarakat di sekitar kantor dan sejumlah kawasan lainnya.
Beberapa lokasi yang menjadi sasaran pembagian antara lain kawasan depan Kantor Kanwil Kemenag Sulbar, sekitar RS Punggawa Malolo, serta wilayah Sese. Penyerahan dilakukan secara langsung sehingga pegawai dapat berinteraksi sekaligus melihat kondisi masyarakat yang menerima bantuan.
Suharli mengatakan kegiatan tersebut berasal dari kepedulian para ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Sulbar. Bantuan dikumpulkan secara sukarela tanpa adanya paksaan kepada pegawai.
Baca juga: UPQ Ciawi Didorong Jadi Pusat Percetakan Al-Qur’an, Kapasitas Saat Ini Belum Capai Target
“Ini adalah bentuk ASN peduli. Semuanya berasal dari kepedulian dan diberikan secara sukarela, tanpa paksaan dari para pegawai. Semoga apa yang kita lakukan bersama ini membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat,” ujar Suharli.
Bagi Kanwil Kemenag Sulbar, pembagian beras tersebut menjadi bagian dari cara sederhana untuk menerjemahkan semangat kemerdekaan ke dalam tindakan. Nilai gotong royong tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar.
Kegiatan sosial serupa juga bukan hal yang sepenuhnya baru bagi lingkungan Kemenag Sulbar. Pada momentum Ramadan 2026, Kanwil Kemenag Sulbar bersama sejumlah unsur terkait juga menyalurkan 150 paket sembako kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan.
Kegiatan berbagi yang dilakukan dalam momentum berbeda itu memperlihatkan bahwa kepedulian sosial menjadi salah satu aktivitas yang terus mendapat ruang di lingkungan Kementerian Agama Sulawesi Barat. Bantuan pun tidak selalu diberikan dalam bentuk program besar, tetapi dapat dimulai dari lingkungan kerja dan masyarakat terdekat.
Pilihan beras sebagai bantuan juga memiliki makna praktis karena menjadi salah satu kebutuhan pokok rumah tangga. Paket 5 kilogram mungkin terlihat sederhana, tetapi dapat membantu mengurangi sebagian pengeluaran keluarga penerima, terutama bagi masyarakat yang sedang menghadapi kebutuhan hidup yang beragam.
Baca juga: Ribuan Siswa Terdampak Gempa, Kemenag Siapkan Kelas Darurat untuk 32 Madrasah Prioritas di NTT
Penyaluran secara langsung turut membuat kegiatan tersebut berbeda dari sekadar pemberian bantuan secara simbolis. Pegawai Kanwil Kemenag Sulbar turun menemui masyarakat dan menyerahkan paket secara langsung di sejumlah titik.
Semangat berbagi itu kemudian ditempatkan sebagai bagian dari pengabdian ASN kepada masyarakat. Momentum HUT ke-81 RI tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenang perjuangan kemerdekaan, tetapi juga mengingatkan pentingnya menghadirkan manfaat di tengah lingkungan sekitar.
Keluarga besar Kanwil Kemenag Sulbar berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi penerimanya. Lebih dari jumlah paket yang dibagikan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kepedulian, kebersamaan, dan kesediaan untuk membantu sesama.