Penghargaan khusus diterima Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Simeulue pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kemenag Simeulue dinilai memiliki kontribusi penting dalam mendukung pembinaan warga binaan melalui kerja sama di bidang keagamaan bersama lembaga pemasyarakatan.
Piagam penghargaan sebagai mitra kerja tersebut diberikan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Apresiasi itu menjadi pengakuan atas sinergi yang selama ini dilakukan Kemenag Simeulue dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di wilayah Aceh.
Diserahkan Bupati Simeulue di Lapas Sinabang
Penyerahan penghargaan berlangsung di Lapas Kelas III Sinabang, Senin (17/8/2026), bertepatan dengan rangkaian kegiatan penyerahan Remisi Umum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris menyerahkan langsung piagam tersebut kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Simeulue Nashrullah. Prosesi turut disaksikan Kepala Lapas Kelas III Sinabang Nazaryadi.
Piagam penghargaan tersebut ditandatangani Direktur Jenderal Pemasyarakatan Drs Mashudi. Pemberian penghargaan menjadi bentuk apresiasi atas dukungan berkelanjutan Kemenag Simeulue, terutama dalam menghadirkan bimbingan keagamaan bagi warga binaan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan sejumlah instansi vertikal. Rangkaian acara berlangsung khidmat sebelum dilanjutkan dengan agenda ramah tamah bersama para pimpinan instansi dan warga binaan.
Baca juga: Daftar Lengkap Penerima Penghargaan Satyalancana Karyasatya di Lingkungan Kemenag
Kemenag Simeulue Jadi Satu-satunya Penerima Penghargaan
Penghargaan tahun ini memiliki arti tersendiri bagi Kemenag Simeulue. Instansi tersebut tercatat sebagai satu-satunya instansi di Kabupaten Simeulue yang menerima penghargaan mitra kerja secara langsung dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.
Pengakuan tersebut tidak terlepas dari keterlibatan Kemenag dalam program pembinaan keagamaan di lingkungan pemasyarakatan. Pendampingan keagamaan menjadi salah satu bentuk dukungan yang diberikan untuk membantu warga binaan menjalani masa pembinaan.
Kerja sama lintas instansi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembinaan tersebut. Lembaga pemasyarakatan tidak dapat bekerja sendiri karena proses pembinaan warga binaan membutuhkan dukungan dari berbagai bidang, termasuk pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter.
Kepala Lapas Kelas III Sinabang Nazaryadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang selama ini ikut mendukung program pembinaan. Menurutnya, hasil pembinaan dapat tercapai melalui kolaborasi yang kuat antara lapas dan berbagai pihak.
Bimbingan Keagamaan Jadi Bagian Pembinaan Warga Binaan
Keterlibatan Kemenag Simeulue dalam lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan seremonial. Bimbingan keagamaan menjadi salah satu bentuk pendampingan yang diarahkan untuk memberikan pembinaan mental dan spiritual kepada warga binaan.
Kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang bagi warga binaan untuk memperkuat pemahaman agama sekaligus melakukan refleksi selama menjalani masa pembinaan. Pendekatan tersebut sejalan dengan tujuan pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan hukuman, tetapi juga proses pembinaan.
Peran penyuluh dan jajaran Kemenag menjadi penting dalam menghadirkan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan warga binaan. Sinergi dengan pihak lapas memungkinkan program keagamaan dilaksanakan secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Kerja sama semacam ini juga menunjukkan bahwa pembinaan warga binaan merupakan tanggung jawab bersama. Dukungan pemerintah daerah, instansi vertikal, lembaga keagamaan, dan unsur masyarakat diperlukan agar proses pembinaan dapat berjalan secara lebih optimal.
Baca juga: KUA Wirobrajan Intensifkan Pelatihan Tahfidz Jelang STQH Kota Yogyakarta
Nashrullah: Penghargaan Ini Milik Bersama
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Simeulue Nashrullah menyambut penghargaan tersebut dengan rasa syukur. Ia menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan tugas Kemenag Simeulue sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang terlibat.
Menurut Nashrullah, penghargaan tersebut tidak seharusnya dipandang sebagai pencapaian individu atau satu bagian saja. Pengakuan itu merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Kemenag Simeulue dan mitra yang selama ini membangun sinergi.
“Penghargaan ini adalah milik bersama. Ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kemenag Simeulue untuk terus memfasilitasi, berinovasi, dan siap melahirkan karya-karya terbaik dalam mendukung pembangunan keagamaan serta pembinaan kemasyarakatan di Kabupaten Simeulue,” ujar Nashrullah.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi komitmen untuk mempertahankan kerja sama yang telah berjalan. Penghargaan diharapkan tidak menjadi titik akhir, tetapi justru mendorong jajaran Kemenag untuk meningkatkan kontribusi dalam berbagai program pembinaan masyarakat.
Momentum Kemerdekaan Perkuat Kolaborasi
Penyerahan penghargaan dalam rangkaian HUT ke-81 RI memberikan makna tersendiri. Kemerdekaan tidak hanya diperingati melalui upacara, tetapi juga melalui kerja bersama untuk memberikan pelayanan dan pembinaan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan di Lapas Kelas III Sinabang memperlihatkan bagaimana berbagai instansi dapat mengambil peran sesuai dengan tugas masing-masing. Kemenag memberikan dukungan dalam aspek keagamaan, sementara jajaran pemasyarakatan menjalankan pembinaan warga binaan dalam lingkungan lapas.
Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris dalam kesempatan tersebut membacakan sambutan resmi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI. Pesan yang disampaikan menekankan pentingnya memaknai kemerdekaan melalui penegakan hukum sekaligus penguatan pembinaan yang humanis di lingkungan pemasyarakatan.
Pendekatan humanis menjadi penting karena warga binaan tetap memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pidana. Pembinaan keagamaan menjadi salah satu sarana yang dapat mendukung proses tersebut.
Penghargaan yang diterima Kemenag Simeulue akhirnya menjadi catatan positif dalam momentum HUT ke-81 RI. Sinergi antara Kemenag, Lapas Kelas III Sinabang, pemerintah daerah, dan berbagai mitra diharapkan terus berkembang untuk memperkuat pembinaan warga binaan sekaligus mendukung pembangunan keagamaan dan kemasyarakatan di Kabupaten Simeulue.