|

Sinergi Data dan Aksi: Penguatan EMIS Madrasah dan Implementasi Program Kemenag

Pasangkayu – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasangkayu melalui Seksi Pendidikan Islam menggelar rapat koordinasi pendampingan penguatan data EMIS Madrasah dan Impelementasi Program Kementerian Agama di Aulat Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu pada Senin, (15/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Barat, Misbahuddin; Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasangkayu yang diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Nurdin Samad; serta para pengawas madrasah, kepala madrasah, dan operator EMIS.

Dalam sambutannya, Kepala Sub Bagian Tata Usaha menerangkan bahwa data EMIS bukan hanya sekadar laporan administratif, tetapi menjadi fondasi utama dalam pembangunan mutu madrasah ke depannya. Ia juga berharap, melalui pelaksanaan rapat koordinasi ini, berbagai persoalan yang berkaitan dengan EMIS di lingkungan madrasah dapat diselesaikan secara tuntas.

Sambutan Kabid Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Sulbar menekankan bahwa tantangan yang dihadapi saat ini sangat luar biasa. Oleh karena itu, seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan pendidikan, khususnya para kepala madrasah, guru, dan operator, dituntut untuk mampu belajar dengan cepat dan adaptif.

“Saya berharap agar semua unsur madrasah aktif mengakses berbagai media pembelajaran dan informasi guna meningkatkan kompetensi dan pemahaman terhadap dinamika pendidikan yang terus berkembang.” Jelasnya

Saat ini, dunia pendidikan mengalami banyak perubahan dan aktivitas baru, seperti Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar), Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), Asesmen Kompetensi Guru (AKG), Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI), Tes Kompetensi Akademik (TKA), serta penerapan kurikulum berbasis cinta dan deep learning.

Lebih Lanjut, Kabid Pendidikan Islam juga menyampaikan bahwa seluruh kegiatan di madrasah, termasuk program-program Kementerian Agama, saat ini berbasis pada sistem EMIS. Oleh karena itu, diperlukan integritas yang tinggi dalam setiap proses pengelolaannya.

“Setiap informasi yang dimasukkan harus benar, konkret, dan lengkap agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari dan dapat mendukung pengambilan kebijakan yang tepat.” Ucapnya

Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan terjadi sinergi yang lebih kuat antara madrasah, pengawas, dan Kemenag dalam mengawal mutu pendidikan Islam di daerah, serta memperkuat tata kelola data dan pelaksanaan program-program nasional secara efektif dan terukur.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *