Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447H di Kecamatan Sarudu


Sarudu – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasangkayu, Muhammad Hatta, menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447H yang diselenggarakan di Kecamatan Sarudu pada Kamis (30/10/2025). Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pejabat kecamatan, serta warga setempat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini tidak hanya dimaksudkan untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman agama dan mempererat silaturahmi antarwarga.
Salah satu kegiatan utama adalah khatam Al-Qur’an massal, yang diikuti oleh para santri dan warga setempat. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an dan menjadi sarana untuk lebih meningkatkan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Acara juga dimeriahkan dengan lomba tiri, yang tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai bentuk penguatan tradisi keagamaan yang telah lama dilestarikan di tengah masyarakat. Lomba ini menjadi media untuk memperkenalkan dan menjaga keberlanjutan budaya Islam di kalangan generasi muda.
Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil kerjasama yang solid antara Pemerintah Kecamatan Sarudu, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sarudu, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sarudu, serta Penyuluh Agama Kecamatan Sarudu.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Pasangkayu, Muhammad Hatta, memberikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang terlibat dalam suksesnya acara ini.
“Acara seperti ini sangat penting, tidak hanya untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai wadah untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, meningkatkan semangat keagamaan, dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” ujar Muhammad Hatta.
Ia juga mengingatkan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini merupakan momentum yang tepat untuk terus menghidupkan ajaran Islam di berbagai aspek kehidupan. “Semoga kegiatan ini juga dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam,” tambahnya.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat khataman Al-Qur’an kepada para peserta yang berhasil menyelesaikan khatam, serta pemberian mushaf Al-Qur’an kepada para pemenang lomba.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah. Melalui semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, diharapkan masyarakat Pasangkayu semakin religius, rukun, dan berakhlakul karimah.
