Kepala Kemenag Pasangkayu Hadiri Seleksi PPIH 1447 H: Dorong Lahirnya Petugas Haji Berkualitas

Pasangkayu — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasangkayu, Muhammad Hatta, menghadiri kegiatan Seleksi Tahap I Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter Tingkat Kabupaten Tahun 1447H/2026M. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pasangkayu pada Kamis, (04/12/2025).
Kegiatan seleksi turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pasangkayu, Darwis, serta Tim Pengawas dari Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Barat. Jumlah peserta seleksi tercatat sebanyak 10 orang.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Pasangkayu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian seleksi dengan baik sehingga melahirkan petugas haji yang berkualitas.
“Semoga ada peserta dari Pasangkayu yang berhasil lolos dan nantinya dapat memberikan dukungan terbaik bagi para jemaah haji,” ujarnya.
Lebih lanjut, Muhammad Hatta menjelaskan bahwa penyelenggaraan haji tahun 1447 H/2026 M masih melibatkan kerja sama antara Kementerian Agama RI dan Kementerian Haji dan Umrah RI. Sementara mulai tahun 2027, penyelenggaraan haji direncanakan akan sepenuhnya dilaksanakan langsung oleh Kementerian Haji dan Umrah RI.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pasangkayu membacakan sambutan seragam dari Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama RI. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan adil untuk menjaring petugas yang memiliki kompetensi, integritas, dan dedikasi tinggi.
Seleksi calon PPIH dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa Tes CAT (Computer Assisted Test) yang digelar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota atau Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi. Peserta yang dinyatakan lolos pada tahap ini akan melanjutkan ke Tahap II, yaitu tes CAT lanjutan dan wawancara pendalaman di Kanwil Kemenag Provinsi.
Pada tahap wawancara, peserta akan diuji pemahaman terkait berbagai materi, di antaranya tugas dan fungsi petugas haji, manasik haji, moderasi beragama, wawasan kebangsaan, regulasi perhajian, hingga aspek psikologi.
Dengan terselenggaranya seleksi ini, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji dapat berjalan semakin optimal melalui kehadiran petugas yang profesional, berkompeten, dan berintegritas tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.
