|

Maulid Nabi jadi inspirasi peningkatan literasi di mTsN 1 Pasangkayu

Pasangkayu — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasangkayu, Muhammad Hatta, menghadiri kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H yang diselenggarakan oleh MTsN 1 Pasangkayu pada Kamis (16/10/2025).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung perpustakaan dan laboratorium madrasah. Acara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Maulid Nabi sebagai Momentum Penguatan Karakter dan Literasi Generasi Muslim.”

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Ako, Pengawas Madrasah, Kepala MTsN 1 Pasangkayu, Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Pasangkayu, Kepala KUA Pasangkayu, Ketua FKUB Kabupaten Pasangkayu, para guru madrasah, penyuluh KUA Pasangkayu, pejabat pelaksana Kankemenag Pasangkayu, para siswa, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 1 Pasangkayu, Nur Asiyah, menyampaikan bahwa di era saat ini kemampuan literasi siswa mengalami penurunan. Melalui momentum Maulid Nabi sekaligus pembangunan fasilitas baru, diharapkan kemampuan literasi peserta didik dapat meningkat tidak hanya dalam hal membaca, tetapi juga dalam memahami, menganalisis, dan mengamalkan nilai-nilai kebenaran yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

“Anak-anak perlu memiliki bekal literasi yang baik agar mampu membaca keadaan dan menentukan arah kehidupannya di masa depan. Literasi bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi juga memahami dan berpikir kritis,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ako dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga rasa saling menghargai dan toleransi dalam kehidupan masyarakat.

“Setiap orang memiliki cara pandang berbeda dalam memperingati Maulid Nabi, namun yang utama adalah bagaimana kita tetap bersatu membangun Pasangkayu, baik dari sisi pembangunan fisik maupun sumber daya manusia,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasangkayu, Muhammad Hatta, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi memiliki setidaknya tiga nilai utama yang dapat dipetik, yaitu mempererat silaturahmi, meneladani akhlak Rasulullah SAW, dan meningkatkan kecintaan kepada Nabi sebagai panutan umat hingga akhir zaman.

Lebih lanjut, ia berharap pembangunan perpustakaan dan laboratorium terpadu di MTsN 1 Pasangkayu dapat meningkatkan prestasi dan semangat belajar peserta didik. Ia juga berpesan agar bangunan tersebut dirawat dengan baik untuk kepentingan generasi berikutnya.

Muhammad Hatta juga menjelaskan bahwa Kementerian Agama RI saat ini telah meluncurkan “Kurikulum Cinta”, yang bertujuan untuk menciptakan pembelajaran yang berlandaskan kasih sayang, bukan dengan amarah atau ego.

“Menteri Agama mengajak seluruh tenaga pendidik untuk mendidik dengan penuh cinta. Jika kasih sayang atau rahmah hadir dalam proses pendidikan, insyaallah bumi akan menjadi tempat yang aman, tenteram, dan penuh keberkahan,” tuturnya.

Sebagai penutup, Muhammad Hatta menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kepala Desa Ako, Kepala MTsN 1 Pasangkayu, para pengawas, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terwujudnya pembangunan madrasah tersebut.

Kegiatan ditutup dengan penampilan para siswa MTsN 1 Pasangkayu yang menampilkan seni dan budaya Islam, seperti pembacaan dzikir dan shalawat, yang menambah kekhidmatan acara.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *